Mancing Ikan Nila di Bantaran Sungai Madiun
Bantaran Sungai Bengawan Madiun menjadi salah satu lokasi favorit bagi para pemancing.
Salah satunya adalah Mas Elek, seorang warga Madiun yang rutin menghabiskan
waktu setiap hari minggu untuk menyalurkan hobinya memancing.
Mas Elek biasanya menggunakan kail yang cukup besar dan memanfaatkan berbagai
jenis umpan,seperti ikan kecil, cacing, dan usus.
Meski sering memancing di Bantaran Sungai Bengawan Madiun karena jaraknya yang dekat,
Mas Elek sesekali juga pergi ke waduk di Ngawi untuk variasi lokasi. Namun,
ia mengakui bahwa memancing tak selalu menghasilkan tangkapan.
Dari berbagai jenis ikan, nila menjadi favorit Mas Elek.
Menurutnya, ikan nila hasil pancingan memiliki rasa yang jauh lebih gurih dan segar
dibanding ikan nila yang dibeli di pasar. “Kalau yang di pasar itu biasanya hasil budidaya di kolam,rasanya beda,” jelasnya.
Untuk waktu memancing, Mas Elek biasanya mulai sejak pagi hingga siang,
karena waktu tersebut dikenal sebagai jam makan ikan. Meski begitu,
malam hari juga sering menjadi waktu yang ideal untuk memperoleh hasil tangkapan.
Dengan segala cerita dan pengalamannya, hobi memancing ini bukan hanya soal mendapatkan ikan,
tetapi juga tentang menikmati momen, ketenangan, dan sensasi tarikan yang selalu dirindukan.
Bantaran Sungai Bengawan Madiun pun menjadi saksi bisu kegembiraan para pemancing
yang menjadikan kegiatan ini sebagai hiburan sekaligus pelarian dari rutinitas sehari-hari. mm